![]() |
| Foto: Irwansyah Hasibuan (Ketua Projo Muda Sumatera Utara) dan Felicia Tissue |
MEDAN, gianTnusantaranews.com - Felicia Tissue kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah video dirinya bertanya kepada Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengenai pengertian gratifikasi viral di media sosial.
Video tersebut memancing spekulasi netizen yang menduga Felicia sengaja menyindir Kaesang Pangarep, mantan kekasihnya, yang sebelumnya dikaitkan dengan dugaan gratifikasi dalam penggunaan jet pribadi.
Dalam video yang dibagikannya, Felicia terlihat serius bertanya tentang definisi gratifikasi dan bagaimana hal tersebut dipandang dari sisi hukum. Pertanyaan itu menarik perhatian lantaran muncul di tengah isu penggunaan jet pribadi oleh Kaesang, yang ramai dibahas publik.
Banyak yang menilai, langkah Felicia ini bukan sekedar bertanya, melainkan sebuah sindiran terhadap Kaesang yang kini menjabat Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Namun, hingga saat ini, Felicia belum memberikan klarifikasi apakah pertanyaan itu memang ditujukan untuk menyindir Kaesang atau hanya kebetulan belaka. Di sisi lain, spekulasi publik semakin berkembang dengan kembali diungkitnya masa lalu Felicia dan hubungannya dengan Kaesang.
Felicia Tissue pernah menjadi perhatian nasional saat hubungan asmaranya dengan Kaesang berakhir secara kontroversial pada tahun 2021. Felicia mengaku ditinggalkan tanpa penjelasan oleh Kaesang, yang kemudian diketahui menjalin hubungan dengan Erina Gudono, yang kini menjadi istrinya.
Setelah perpisahan tersebut, Felicia sempat melontarkan beberapa pernyataan publik yang dianggap menyerang Kaesang dan keluarganya. Tidak sedikit pihak yang menilai bahwa Felicia terlalu mengumbar masalah pribadi ke publik dan menciptakan persepsi negatif tentang keluarga Presiden Joko Widodo.
Selain itu, Felicia juga pernah dikritik karena tindakannya yang dinilai tidak etis, termasuk mengunggah narasi yang diduga menyudutkan Kaesang di media sosial. Beberapa kalangan menilai bahwa Felicia memanfaatkan popularitas Kaesang untuk menciptakan simpati publik di tengah proses perpisahan mereka yang kontroversial.
Ketua Projo Muda Sumut, Irwansyah Hasibuan, ikut mengomentari tindakan Felicia. Menurutnya, langkah seperti ini hanya memperkeruh suasana dan tidak produktif.
“Tindakan Felicia Tissue seperti ini sangat disayangkan, terutama jika dilakukan hanya untuk mengungkit-ungkit masa lalu. Jika ada dugaan pelanggaran hukum, sebaiknya serahkan saja kepada aparat penegak hukum. Tidak perlu membuat sindiran di ruang publik yang justru bisa memperburuk suasana dan memperbesar spekulasi,” ujar Irwansyah.
Irwansyah juga menilai bahwa sebagai mantan kekasih Kaesang, Felicia seharusnya bisa menjaga etika dan tidak memanfaatkan isu-isu sensitif untuk kepentingan pribadi. “Isu gratifikasi adalah hal serius yang memerlukan pembuktian hukum. Publikasi seperti ini hanya akan menimbulkan kesan kurang baik, baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain yang terlibat,” tambahnya.
Hal ini membuat banyak pihak mempertanyakan motifnya, termaksud saya juga menduga bahwa ia masih menyimpan dendam atau belum move on dari hubungan bersama Kaesang, tutup irwansyah
Polemik ini memunculkan berbagai pandangan di kalangan netizen. Sebagian mendukung langkah Felicia sebagai bentuk kritik terhadap pejabat publik, namun tidak sedikit pula yang mengecamnya sebagai aksi tak perlu yang didasari sentimen masa lalu.
Hingga berita ini diturunkan, baik Felicia Tissue maupun Kaesang Pangarep belum memberikan tanggapan langsung atas isu ini. Sementara itu, spekulasi publik terus berkembang, dengan banyak pihak menantikan kejelasan lebih lanjut terkait isu gratifikasi yang menyeret nama Kaesang.
Polemik ini kembali menjadi contoh bagaimana kehidupan pribadi figur publik kerap kali bersinggungan dengan isu-isu politik dan sosial, menciptakan perhatian besar di tengah masyarakat.
(gpt/gianTnusantaranews.com)
