Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Projo Muda Sumut Sambut Positif Logo Baru Kemenkop: Mendorong Ekonomi Kerakyatan

12 Desember 2024 Last Updated 2024-12-12T13:27:14Z

Foto: Logo terbaru Kemenkop (Kementrian Koperasi Republik Indonesia) 


MEDAN, gianTnusantaranews.com - Kementrian Koperasi (Kemenkop) resmi meluncurkan logo baru yang menjadi bagian dari upaya transformasi setelah berpisah nomenklatur dengan Kementerian UMKM. Logo ini tidak hanya memperkuat identitas visual Kemenkop, tetapi juga diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk semakin aktif berkoperasi.  


Peluncuran logo dilakukan oleh Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi, di Jakarta, Kamis (12/12/24). Dalam sambutannya, Budi menyampaikan bahwa logo tersebut merepresentasikan semangat modernisasi koperasi untuk menjawab tantangan ekonomi global sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045.  


“Logo ini melambangkan semangat menuju Indonesia Emas 2045. Ini bukan sekadar logo, tapi simbol transformasi untuk membangun koperasi sebagai pondasi ekonomi bangsa,” kata Budi.  


Logo baru Kemenkop berbentuk huruf "K" dengan simbol kepala emas, mencerminkan koperasi yang modern, profesional, dan dinamis. Menurut Budi, logo ini adalah cerminan komitmen pemerintah menjadikan koperasi sebagai pemain utama dalam perekonomian nasional.  


Foto: Pemenang Design Logo Terbaru Kemenkop (Kementrian Koperasi Republik Indonesia) 

“Menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan koperasi yang adaptif, berkelanjutan, dan berdaya saing. Koperasi harus menjadi motor penggerak yang mampu mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.  


Sekretaris Kemenkop, Ahmad Zabadi, menjelaskan bahwa logo baru ini merupakan hasil sayembara yang dimulai sejak 8 November 2024. Sayembara ini berhasil menarik 1.932 pendaftar dengan total 714 karya yang diajukan. Setelah seleksi ketat, desain karya I Putu Nathan Wikandhi terpilih sebagai pemenang dengan skor tertinggi dan dukungan 565 suara publik.  


“Logo ini mencerminkan kesan modern, profesional, dan adaptif, sesuai dengan perkembangan zaman dan tuntutan masyarakat,” ungkap Ahmad.  


Proses seleksi logo melibatkan tim juri dari berbagai latar belakang, termasuk pakar branding Irfan Wahid, desainer ternama Joshua Simanjuntak, akademisi Ulani Yusuf dari LSPR, Kepala Biro Komunikasi dan TI KemenkopUKM Budi Mustopo, serta pelaku industri kreatif Dennis Adhiswara. Setiap karya dinilai berdasarkan aspek branding, komunikasi visual, orisinalitas, filosofi koperasi, dan kreativitas.  


Logo ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Ketua Projo Muda Sumut, Irwansyah Hasibuan. Ia menyatakan bahwa peluncuran logo baru ini merupakan gebrakan positif yang menunjukkan komitmen Kemenkop dalam melakukan modernisasi dan mendukung keberlanjutan koperasi di Indonesia.  


“Langkah ini bukan hanya soal identitas visual, tetapi simbol perubahan besar untuk memperkuat posisi koperasi di tengah dinamika ekonomi global. Koperasi harus terus bergerak maju dan menjadi pondasi yang kokoh bagi ekonomi kerakyatan,” kata Irwansyah.  


Dengan logo baru ini, Kemenkop diharapkan mampu membawa koperasi Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi. Menteri Budi menambahkan bahwa koperasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa melupakan filosofi dasar sebagai alat pemerataan ekonomi.  


“Dengan adanya transformasi ini, saya yakin koperasi mampu menjadi solusi atas tantangan ekonomi saat ini, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif di masa depan,” ujarnya.  


Peluncuran logo baru ini diharapkan dapat memacu semangat modernisasi koperasi, mendorong partisipasi masyarakat, dan mengukuhkan koperasi sebagai pilar penting ekonomi nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.




(gpt/gianTnusantaranews.com) 

×
Berita Terbaru Update